Penyakit yang Mengintai Saat Peluk-Cium Anak Tanpa Izin Ortu

Bossmoonvape – Penyakit yang mengintai saat asal memeluk atau mencium anak tanpa izin orang tua bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan sang buah hati. Saat momen kumpul keluarga atau perayaan, seperti saat Lebaran, kebiasaan saling memeluk dan mencium anak-anak sering kali menjadi tanda kasih sayang. Namun, ada risiko yang perlu di waspadai. Spesialis anak dan konsultan tumbuh kembang, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), memberikan peringatan agar orang dewasa lebih berhati-hati dalam berinteraksi fisik dengan anak-anak, terutama yang masih sangat rentan terhadap penyakit.

Penularan Melalui Udara dan Kontak Langsung

Penyakit yang mengintai saat kita sembarangan memeluk atau mencium anak bisa di sebabkan oleh penularan dari udara. Menurut Prof. Rini, flu atau influenza adalah salah satu penyakit yang paling sering menular dalam situasi ini. Virus yang menyebabkan flu sangat mudah menular melalui percikan udara yang terbawa saat bersin atau batuk. Jika orang dewasa atau pengunjung lainnya tidak menjaga jarak atau tidak dalam kondisi sehat. Anak-anak yang memiliki sistem imun yang belum sepenuhnya berkembang menjadi sangat rentan terinfeksi.

Selain itu, penularan penyakit yang mengintai ini bisa terjadi lebih parah, seperti radang paru-paru (pneumonia), yang dapat mengancam kesehatan si kecil. Kondisi ini bisa semakin memburuk jika tidak segera di tangani dengan benar. Penularan lewat udara merupakan salah satu risiko terbesar yang harus di waspadai orang tua agar anak-anak mereka tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit menular.

“Baca Juga Di Aplikasi BMv Khilafers”

Penyakit yang Mengintai dari Makanan dan Minuman

Selain penularan lewat udara, Prof. Rini juga mengingatkan agar orang tua lebih berhati-hati saat anak-anak berinteraksi dengan orang dewasa yang tidak menjaga kebersihan tangan. Penyakit yang mengintai bisa datang dari makanan atau minuman yang di berikan oleh orang yang tangan atau peralatannya tidak bersih. Jika makanan atau minuman yang di berikan terkontaminasi bakteri atau virus. Risiko penyakit yang mengintai bisa berupa diare, infeksi saluran cerna, atau bahkan muntah-muntah.

Penyebaran penyakit ini sering terjadi saat anak-anak diberikan makanan atau minuman oleh orang dewasa yang tidak cuci tangan terlebih dahulu. Yang mungkin membawa kuman atau virus dari tempat lain. Ini sangat berbahaya, terutama bagi bayi atau anak yang memiliki sistem pencernaan yang belum sempurna. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memastikan bahwa siapa pun yang memberikan makanan atau minuman kepada anak, telah mencuci tangan dengan benar dan menjaga kebersihan.

Penyakit Kulit: Pentingnya Menjaga Kontak Fisik

Penyakit kulit juga menjadi perhatian yang tidak kalah penting. Prof. Rini menjelaskan bahwa penularan penyakit kulit dapat terjadi jika ada kontak langsung kulit ke kulit, atau skin to skin, dengan orang yang memiliki infeksi kulit. Penyakit yang mengintai ini bisa beragam, seperti dermatitis atau infeksi jamur yang menular melalui sentuhan langsung. Namun, jika orang yang mendekati anak dalam keadaan sehat tanpa ada masalah kulit, risiko penularan penyakit kulit menjadi sangat kecil.

Oleh karena itu, meskipun memeluk atau mencium anak merupakan bentuk kasih sayang yang alami. Orang tua harus selalu memastikan bahwa orang yang melakukan kontak fisik dengan anak dalam keadaan sehat. Terutama jika baru saja sembuh dari penyakit kulit atau sedang dalam perawatan medis.

Perlunya Kesadaran dalam Berinteraksi dengan Anak

Meskipun kasih sayang terhadap anak sangat penting, orang tua harus tetap menjaga kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang mengintai. Dengan tidak sembarangan membiarkan orang lain memeluk atau mencium anak. Serta menjaga kebersihan tangan dan kesehatan tubuh, risiko penularan penyakit dapat diminimalkan. Seiring dengan itu, orang tua juga harus mengedukasi keluarga dan teman-teman dekat mengenai pentingnya menjaga jarak atau meminta izin sebelum berinteraksi fisik dengan anak-anak mereka. Tindakan pencegahan yang sederhana ini dapat membuat perayaan atau kumpul keluarga tetap menyenangkan tanpa mengorbankan kesehatan sang buah hati.

“Simak Juga: Perubahan Pada Kuku, Ini 5 Tanda Gejala Penyakit Ginjal Kronis”

Scroll to Top