Bossmoonvape – PT Blue Bird Tbk (BIRD), yang lebih di kenal dengan nama Blue Bird, berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 5,04 triliun sepanjang tahun 2024. Pencapaian ini menunjukkan adanya pertumbuhan yang signifikan, yakni sebesar 14% di bandingkan dengan tahun sebelumnya. Capaian ini semakin menegaskan posisi BIRD sebagai pemain utama dalam industri transportasi di Indonesia, khususnya di sektor layanan mobilitas.
Kinerja Positif yang Didorong oleh Ekspansi dan Diversifikasi Layanan
Direktur Utama Blue Bird, Adrianto Djokosoetono, menyatakan bahwa pencapaian positif ini di dorong oleh berbagai faktor, termasuk ekspansi dan di versifikasi layanan bisnis perusahaan. Dalam upaya meningkatkan kapasitas operasional, BIRD melakukan penambahan sekitar 1.200 armada baru yang mencakup seluruh segmen, baik taksi maupun non-taksi. Dengan tambahan armada ini, jumlah total armada yang beroperasi mencapai lebih dari 24.000 unit.
Dengan tambahan armada tersebut, pendapatan dari segmen layanan taksi tercatat mengalami peningkatan sebesar 12%. Sementara itu, pendapatan dari layanan non-taksi seperti rental, bus, shuttle, serta layanan lainnya bahkan meningkat hingga 19%. Hal ini menunjukkan bahwa BIRD tidak hanya bergantung pada layanan taksi tradisional, tetapi juga berhasil memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor-sektor lainnya.
“Baca Juga Di Aplikasi BMV Khilafers”
Teknologi dan Inovasi sebagai Katalisator Pertumbuhan
Selain ekspansi armada, Blue Bird juga berhasil mengoptimalkan teknologi untuk mendukung pertumbuhannya. Salah satu inovasi penting yang di implementasikan adalah aplikasi MyBluebird, yang memberikan kemudahan akses dan transaksi bagi para pelanggan. Penggunaan aplikasi ini tercatat memberikan kontribusi hingga 35% terhadap total pendapatan perusahaan selama tahun 2024. Selain itu, pilihan transaksi yang lebih praktis, terutama melalui pembayaran non-tunai, juga mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 61% selama periode tersebut.
“Kami beradaptasi dengan kebutuhan mobilitas yang semakin dinamis. Blue Bird menghadirkan kemudahan aksesibilitas, metode transaksi yang fleksibel, dan beragam solusi mobilitas untuk setiap kebutuhan,” ujar Adrianto dalam keterangannya. Dengan berbagai inovasi tersebut, Blue Bird semakin memantapkan dirinya sebagai perusahaan yang bertransformasi menjadi penyedia layanan Mobility as a Service (MaaS). Menawarkan solusi mobilitas yang lebih praktis dan efisien.
Komitmen pada Keberlanjutan dan Mobilitas Ramah Lingkungan
Selain fokus pada ekspansi bisnis dan teknologi, Blue Bird juga berkomitmen untuk berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. Pada tahun 2024, perusahaan ini melakukan penambahan armada ramah lingkungan, termasuk kendaraan taksi, rental, dan bus yang lebih ramah lingkungan. Salah satu langkah besar yang diambil adalah ekspansi operasional Bus Rapid Transit (BRT) yang menggunakan 100% bus listrik di ibu kota baru, Nusantara, serta di Medan.
Langkah ini sejalan dengan tren global yang semakin mengutamakan keberlanjutan dalam sektor transportasi, serta menjadi bukti nyata bahwa Blue Bird berkomitmen untuk mendukung mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia. Dengan berbagai inovasi yang di lakukan, Blue Bird tidak hanya mengukir kesuksesan dalam aspek finansial. Tetapi juga berperan dalam pembangunan mobilitas yang lebih baik dan ramah lingkungan bagi masyarakat.
Dengan pencapaian pendapatan yang terus meningkat dan langkah-langkah strategis yang di ambil. Blue Bird menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan memberikan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Simak Juga: Pupuk Indonesia Siapkan Investasi Besar untuk Industri Pupuk”